Puisi: Cahaya Dalam Kegelapan



Penulis : Badriatul Laela
Desain Sampul & Tata Letak  : Damar I Manakku
Tebal halaman 89 halaman
Ukuran buku : 15,5 x 23  cm
ISBN ; ( Masih dalam proses)
Genre : Pendidikan
Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan
Harga  : -
Website: www.penerbitpakalawaki.com

=======================================

Puji Syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan rahmat dan karunianya kami dapat menyelesaikan Antologi puisi ini dengan baik. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan Kepada Nabi Muhammad SAW.

Enam puluh enam puisi yang ditulis oleh siswa-siswi SMK NEGERI 10 MAKASSAR di dalam analogi puisi “ CAHAYA DALAM KEGELAPAN “ sebagai wujud apresiasi siswa terhadap karya sastra puisi.

Dalam menulis puisi, imajinasi banyak melibatkan proses kreatif sebuah puisi. Selain berbekal pengetahuan dan pengalaman juga penulis dituntut untuk lebih peka terhadap satu kata sekalipun.

Mungkin saja dalam puisi memiliki kata yang sama tapi memiliki makna yang berbeda dari seorang penyair sehingga persoalan ini sepertinya banyak pembaca yang kesulitan memaknai makna dari puisi.

Puisi adalah bahasa kalbu, curahan hati, telah tercurah mengiringi goresan pena menulis bait demi bait di dalamnya. Kami mempersembahkan sebuah karya antalogi puisi yang jauh kata indah dan sempurnah bagi pembaca yang budiman.

Analogi puisi ini, memberikan pembelajaran mengenai arti sebuah persahabatan, arti sebuah keluarga, arti seorang guru dalam kehidupan siswa yang mengajar dari hati bukan dari buku dan arti sebuah negara bagi generasi bangsa, serta pentingnya pendidikan bagi penerus bangsa.

Semua kisah itu terangkai menjadi sebuah buku kolaborasi siswa-siswi SMK NEGERI 10 MAKASSAR, dalam antalogi “ CAYAHA DALAM KEGELAPAN “.

Kami tim Bahasa Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala UPT, SMK NEGERI 10 Makassar, Bapak Andi Umar Patta, S.Pd,. M.Si, yang mendorong kami untuk mengumpulkan puisi siswa-siswi da;lam bentuk antalogi. Tak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan kami yang telah membantu dalam pembuatan puisi, Bapak Andika Asis, S.Pd dan yang telah ikut andil dalam pengetikan puisi dan pak Adil Akbar, S.Pd,. M.Pd. yang membantu dalam pembuatan sampul buku serta ananda kami siswa-siswi SMK NEGERI 10 Makassar untuk merampungkan puisinya sehingga berbentuk buku, puisi, antolongi.

Melalui kata pengantar ini kami terlebih dahuluh meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi analogi ini ada kekurangan dan ada tulisan yang kami buat kurang tepat dan menyinggung perasaan pembaca. Kami harap kritik, saran dan masukan yang membangun agar kami bisa terus memperbaiki karya kami berikutnya.


 

Komentar