Nyala Kunang-Kunang


                                  ======================================

Judul : 

Nyala Kunang- Kunang

Penulis:
Nurnadela Rahmat,  Alma Nabella, Tajdidah Fikry, Alfitra Mappunna, Debrian Ikbal, Yena Harmelayati, Syifa Andini, Erwin Ardiansyah, Nabila Nurul, Zainab Salma, Alya Shafira, Anis Madya Sari, Pandji Dimas, Imad, Claudia Erika, Rizki Khilda, Ramadi Rizki, Bagas Mahardika Purnomo, Cherry Rabiullan, Nida’ Rifdah Al-Karimah, Arina Hurriyah, Dian Puspita Sari, Ardiansyah, Ayendha Pangesti, Yulinar Rony, Zikro Rahmansyah, Alifia Nuzulul Pramadhanty, Christine Esther, Febrianto Mona Melisa, Muhhamad Hanif, Irfan Nurdiansyah, Muhhamad Ramadhani

Penerbit:
Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan

Tahun Terbit:

Tahun 2023

Kunang-Kunang Itu Menyala di Setiap Negeri

 

Mandira Bienna Elmir

Direktur Eksekutif Forum Indonesia Muda

 

Oktober 2022, adalah untuk pertama kalinya kami bertemu teman-teman Peserta FIM 24 yang saat ini bukan lagi jadi Peserta pelatihan, namun kini tersebar diseluruh negeri, menerangi setiap daerah di Indonesia dengan berbagai manfaat yang telah dibuatnya.

Tahun 2023 ini FIM telah berusia 20 tahun, dua decade bukan lagi usia yang dikategorikan muda dalam hitungan usia organisasi, namun harapannya dapat terus menghasilkan kader-kader terbaik yang dapat menjadi pemberi manfaat sebaik-baiknya disetiap tempat alumni FIM berdiri.

20 tahun yang lalu, Forum Indonesia Muda tidak dibentuk dengan nama ‘FIM 1’, tidak ada angka dibelakangnya, karena saat itu Bunda Tatty Elmir dan Pak Elmir Amien selaku pendiri FIM ini tidak berekspektasi bahwa FIM akan terus dilaksanakan ternyata setiap tahunnya. Awalnya sesederhana ingin mengumpulkan anak muda seluruh Indonesia, menciptakan forum interaksi yang harapannya tercipta berbagai kolaborasi aksi yang dapat turut menerangi negeri.

20 tahun setelahnya, FIM ternyata dapat berjalan 30 angkatan Pelatihan berbasis nilai karakter dan nilai kepemimpinan, 60 lebih regional FIM yang tersebar diseluruh provinsi di Indonesia serta diaspora di luar negeri, belasan komunitas berbasis keilmuan lintas Angkatan, beberapa rumah belajar yang tersebar di penjuru negeri, 3000 lebih alumni, dan menghasilkan berbagai aktivitas bermanfaat lainnya yang menunjukkan bahwa anak muda dapat menciptakan perubahan, setidak-tidaknya untuk daerahnya masing-masing.

Buku ini disusun oleh para alumni FIM 24 sebagai bentuk gambaran manifesto dari setiap individu alumni yang dikolektifkan melalui tulisan, agar dapat menjadi media pengingat, akan menjadi sejarah, dan setidaknya menjadi janji pribadi untuk dapat terus berjuang membangun negeri. Cita-cita kolaborasi, cita-cita untuk negeri, dituliskan dengan apik oleh para alumni FIM 24, yang sekaligus menjadi bagian dari pengingat bahwa kita hadir di negeri ini untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan, bukan hadir menjadi permasalahan.

Selamat untuk Alumni FIM 24, tulisan akan selalu menjadi media pengingat, menjadi sejarah, dan menjadi Amanah untuk dapat terus berbuat baik untuk negeri ini.


Komentar