Langsung ke konten utama

Antara Nafas dan Kata

 

Judul:

 Antara Nafas dan Kata

Penulis: 

Aisyah Inayah Irwan, Enjel, Andini Surya Rezki S., Syilvi Putri

Amelia, M. Yusuf Saputra, Suci Indahsari Ramadani, Titin

Zulmiyanti, Andi Asriagung Iskandar, Andi Fais Wajdy, Magfira

Ramadani, Angresia Rante Upa, Inggitfianti, Aulia Safitri,

Auliyandi Nurdani, Cici Lestari, dyah Amelia, Fadila, Fiqriwildani

Irawan, Fira Yuniar, Muh. Destrian Al-Buchori, Muh. Khairul

Amri, Muhammad Faried, Musdalifah, Nadia Wulandari,

Nurhardina Putri Amir, Nurul Azzahra, Riska, Rizqum Karimah,

Sappe, Sri Anriani, Srimulyani Slamet, Suryanita S., Nurannisa

Editor:  

Asis Nojeng, Damar I Manakku

Desain Sampul & Tata Letak: 

Damar I Manakku

Penerbit: 

Pakalawaki Penerbitan dan Perecetakan

Cet. I,Desember 2025
viii +119 halaman


===================================

Puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas berkat dan karunia-Nya, buku antologi puisi kumpulan puisi kelas F ini dapat terselesaikan dengan baik.Buku ini merupakan hasil karya kreatif dan ekspresi jiwa para mahasiswa kelas F yang dituangkan dalam bentuk puisi, sebagai wujud kecintaan mereka terhadap bahasa dan seni sastra.

Puisi-puisi dalam antologi ini mengandung berbagai tema dan rasa, mulai dari kegembiraan, harapan, perjuangan, hingga refleksi kehidupan sehari-hari. Melalui tulisan-tulisan ini, para mahasiswa belajar mengolah kata, menyampaikan pikiran, dan mengekspresikan perasaandengan cara yang indah dan bermakna.

Semoga karya-karya sederhana ini dapat memberikaninspirasi, kebahagiaan, serta menumbuhkan semangat untuk terus mengembangkan minat dan bakat dalam bidang sastra. Terima kasih kepada semua pihak yang telahmendukung tersusunnya buku ini, khususnya mahasiswa kelas F.

Selamat membaca dan menikmati keindahan puisi darihati para mahasiswa.

Makassar, 29 November 2025


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asu Panting Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng

   ============================================== J udul: Asu Panting  Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng Penulis:  Hilman Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Ramadhan S Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, Septeber 2025 viii + 229 hlm ; 14 x 20  cm ==================================== KATA PENGANTAR Mitos selalu hadir sebagai cermin kegelisahan manusia. Ia lahir dari perjumpaan antara rasa takut, imajinasi, dan pengalaman kolektif yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Asu Panting , misalnya, sebuah cerita yang akhir-akhir viral di media sosial sebetulnya bukan sekadar kisah tentang makhluk gaib, melainkan penanda bagaimana masyarakat Bugis-Makassar membingkai relasi mereka dengan alam, dengan kegelapan, dan dengan dunia yang tak kasat mata. Sebagai penulis yang selama ini juga menaruh perhatian pada tradisi lisan, narasi rakyat, dan sejarah lokal, saya memandang buku ini penting buk...

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

Daeng Kanduruan, Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan

Ilustrasi tirto.id Penerbitpakalawaki.com- Pendidikan adalah upaya menuju perubahan yang lebih baik. Salah satu pelaku dalam usaha ini tentu saja guru. Setiap tanggal 25 November yang jatuh pada esok hari, pemerintah memperingatinya sebagai Hari Guru. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden no. 78 tahun 1994. Salah seorang tokoh pendidikan sastrawan dan aktivis pergerakan yang kiranya jarang diketahui publik nasional adalah Daeng Kanduruan Ardiwinata (1866-1947).  Sang Kanduruan Ardiwinata terlahir dari seorang ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Sunda. Menurut Tini Kartini dalam Daeng Kanduruan Ardiwinata: Sastrawan Sunda (1979, hlm.1), jiwa pejuangnya diwariskan dari garis keturunan ayah. Kakeknya yang bernama Karaeng Yukte Desialu adalah Raja Lompo (besar) dari Makassar yang dibuang ke Bandung oleh pemerintah Belanda karena memberontak. Ia dibuang bersama putranya, Baso Daeng alias Daeng Sulaeman, dan kakanya, Karaeng Balasuka.  Di Bandung, Baso Daeng Pasau mempe...