Langsung ke konten utama

PANRITA SIPAKATAU MUATAN LOKAL PANGKEP UNTUK KELAS IX

 


Judul:

PANRITA SIPAKATAU MUATAN LOKAL PANGKEP UNTUK KELAS IX

Penulis: 

Masna Sari, Rudisa, A. Muhammad Takbir, Artha Prasetyo

Editor: 

Muhammad Nasrul, Damar I Manakku

Desain Sampul & Tata Letak: 

Nina Karlina

Penerbit: 

Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan

Cet. I, Maret 2026
iii + 78 hlm ; 21 x 29,7 cm

ISBN

(dalam proses)

Ketersediaan Buku:

Tersedia

====================================

Alhamdulillah, Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah swt. karena atas izin-Nyalah sehingga buku Muatan Lokal Bahasa Daerah edisi revisi ini bisa rampung. Tidak lupa salam dan salawat kita kirimkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw.

Dalam Permen Nomor 79 tahun 2014 Tentang Muatan Lokal kurikulum 2013 dinyatakan bahwa Muatan Lokal adalah bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal. Muatan lokal dapat berupa antara lain: seni budaya, prakarya, pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, bahasa, dan/atau teknologi.

Menyikapi isi Permen di atas penulis mengambil langkah memilih bahasa daerah sebagai pengantar memperkenalkan kearifan lokal Pangkep. Dalam penyajiannya penulis masih menggunakan aksara latin sebagai bahan bacaan dalam memperkenalkan kearifan lokal yang ada. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa apabila seluruh isi buku menggunakan aksara lontara maka tujuan memperkenalkan kearifan lokal sulit tercapai karena siswa sulit memahaminya.

Pada edisi pertama penulis hanya menyajikan latihan dalam bahasa Bugis. Edisi revisi kali ini sudah bersanding tiga bahasa yaitu Bugis, Makassar, dan Mandar. Penyajian tiga bahasa sebagai tindak lanjut penetapan Bupati Pangkep mengenai penggunaan bahasa Bugis, Makassar, dan Mandar sebagai bagian dari muatan lokal Pangkep. Bahasa Mandar untuk memudahkan pengguna di wilayah Kecamatan Kalmas dan Tangaya.

Izinkan penulis menyampaikan terima kasih kepada pihak yang membantu penulis dalam menyelesaikan buku ini. Kepada keluarga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep dan para sahabat terkhusus anggota MGMP Muatan Lokal Kabupaten Pangkep.

Penulis menyadari bahwa buku ini masih memiliki banyak kelemahan. Saran dan masukan senantiasa penulis harapkan dari masyarakat demi perbaikan buku ini.

Pangkep, 8 Desember 2025

Penulis,

Masna Sari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asu Panting Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng

   ============================================== J udul: Asu Panting  Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng Penulis:  Hilman Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Ramadhan S Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, Septeber 2025 viii + 229 hlm ; 14 x 20  cm ==================================== KATA PENGANTAR Mitos selalu hadir sebagai cermin kegelisahan manusia. Ia lahir dari perjumpaan antara rasa takut, imajinasi, dan pengalaman kolektif yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Asu Panting , misalnya, sebuah cerita yang akhir-akhir viral di media sosial sebetulnya bukan sekadar kisah tentang makhluk gaib, melainkan penanda bagaimana masyarakat Bugis-Makassar membingkai relasi mereka dengan alam, dengan kegelapan, dan dengan dunia yang tak kasat mata. Sebagai penulis yang selama ini juga menaruh perhatian pada tradisi lisan, narasi rakyat, dan sejarah lokal, saya memandang buku ini penting buk...

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

Daeng Kanduruan, Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan

Ilustrasi tirto.id Penerbitpakalawaki.com- Pendidikan adalah upaya menuju perubahan yang lebih baik. Salah satu pelaku dalam usaha ini tentu saja guru. Setiap tanggal 25 November yang jatuh pada esok hari, pemerintah memperingatinya sebagai Hari Guru. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden no. 78 tahun 1994. Salah seorang tokoh pendidikan sastrawan dan aktivis pergerakan yang kiranya jarang diketahui publik nasional adalah Daeng Kanduruan Ardiwinata (1866-1947).  Sang Kanduruan Ardiwinata terlahir dari seorang ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Sunda. Menurut Tini Kartini dalam Daeng Kanduruan Ardiwinata: Sastrawan Sunda (1979, hlm.1), jiwa pejuangnya diwariskan dari garis keturunan ayah. Kakeknya yang bernama Karaeng Yukte Desialu adalah Raja Lompo (besar) dari Makassar yang dibuang ke Bandung oleh pemerintah Belanda karena memberontak. Ia dibuang bersama putranya, Baso Daeng alias Daeng Sulaeman, dan kakanya, Karaeng Balasuka.  Di Bandung, Baso Daeng Pasau mempe...