Langsung ke konten utama

Semarak Aksara



 =====================

Judul : 
Semarak Aksara

Penulis:
Dela Rahmat

Tata Letak:
Muh. Syakir Fadhli

Desain Sampul:
Shakiru Daichi

Penerbit:
Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan

Tahun Terbit:
2023

Dimensi Cetak:
13.5 x 20 cm
===================

Penerbitan buku “Semarak Aksara” merupakan keinginan dari saya sejak tahun 2020 dalam memiliki sebuah karya saat menjadi seorang mahasiswa.  Buku berupa kumpulan puisi yang telah tersimpan dengan lamanya sampai dengan menunggu saat ini untuk bisa diterbitkan. Saya menciptakan puisinya berdasarkan pengalaman dan imajinasi yang tersirat di kepala. Beberapa orang mengira bahwa saya memang seorang penulis. Padahal ada sebuah cerita yang menarik tentang saya dan dunia kepenulisan yang orang tidak tau.

Teringat dulu saat masih di sekolah dasar ada seorang guru yang mengatakan “Sepertinya Dela cocok jadi seorang penulis”. Kenangan waktu kecil yang sepertinya berhasil mengantarkan saya sampai dengan hari ini. Memang dulu saya tidak terlalu meminati dunia kepenulisan, karena berfikir menulis bukanlah hal yang tepat untuk dijadikan sebagai mimpi. Namun, saya terbiasa untuk menulis sebuah “Diary” meskipun kata orang tulisan tangan saya bahkan sulit untuk dibaca. Tetapi dari situlah yang menjadikan saya terbiasa jika punya pengalaman maka menulisnya dalam buku catatan dan dirangkain menjadi sebuah sajak untuk dinikmati sendiri.

Tahun-tahun berlalu dari sejak kecil sampai di umur yang sudah mau menginjak remaja bahkan saya tidak pernah sama sekali berfikir untuk menjadi seorang penulis. Namun, sampai di suatu hari saya menyadari apa salahnya untuk mencoba menjadi seorang penulis dengan karya-karyanya yang bisa abadi dalam sebuah buku. Akhirnya dengan penuh usaha, pelan-pelan saya mulai belajar untuk menulis dan menerbitkan tulisan itu di beberapa media. Sekarang “Semarak Aksara” kumpulan puisi yang telah tersimpan lama tentu akan menjadi karya pertama yang saya persembahkan.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asu Panting Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng

   ============================================== J udul: Asu Panting  Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng Penulis:  Hilman Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Ramadhan S Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, Septeber 2025 viii + 229 hlm ; 14 x 20  cm ==================================== KATA PENGANTAR Mitos selalu hadir sebagai cermin kegelisahan manusia. Ia lahir dari perjumpaan antara rasa takut, imajinasi, dan pengalaman kolektif yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Asu Panting , misalnya, sebuah cerita yang akhir-akhir viral di media sosial sebetulnya bukan sekadar kisah tentang makhluk gaib, melainkan penanda bagaimana masyarakat Bugis-Makassar membingkai relasi mereka dengan alam, dengan kegelapan, dan dengan dunia yang tak kasat mata. Sebagai penulis yang selama ini juga menaruh perhatian pada tradisi lisan, narasi rakyat, dan sejarah lokal, saya memandang buku ini penting buk...

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

Daeng Kanduruan, Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan

Ilustrasi tirto.id Penerbitpakalawaki.com- Pendidikan adalah upaya menuju perubahan yang lebih baik. Salah satu pelaku dalam usaha ini tentu saja guru. Setiap tanggal 25 November yang jatuh pada esok hari, pemerintah memperingatinya sebagai Hari Guru. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden no. 78 tahun 1994. Salah seorang tokoh pendidikan sastrawan dan aktivis pergerakan yang kiranya jarang diketahui publik nasional adalah Daeng Kanduruan Ardiwinata (1866-1947).  Sang Kanduruan Ardiwinata terlahir dari seorang ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Sunda. Menurut Tini Kartini dalam Daeng Kanduruan Ardiwinata: Sastrawan Sunda (1979, hlm.1), jiwa pejuangnya diwariskan dari garis keturunan ayah. Kakeknya yang bernama Karaeng Yukte Desialu adalah Raja Lompo (besar) dari Makassar yang dibuang ke Bandung oleh pemerintah Belanda karena memberontak. Ia dibuang bersama putranya, Baso Daeng alias Daeng Sulaeman, dan kakanya, Karaeng Balasuka.  Di Bandung, Baso Daeng Pasau mempe...