Langsung ke konten utama

Nyanyian Pemanggil Harapan




 

 ==============================================

Judul:

Nyanyian Pemanggil Harapan

Penulis: 
Siswa SMKN 9 Makassar

Editor: 

Damar I Manakku

Desain Sampul & Tata Letak: Damar I Manakku

Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan

Cet. I, Desember 2024
viii + 86 hlm ; 14 x 20 cm

====================================

 

Puisi "Nyanyian Pemanggi Harapan" adalah sebuah karya yang ditulis oleh Siswa SMKN 9 Makassar, yang mencerminkan visi dan misi pendidikan di sekolah kami. Dalam setiap baitnya, puisi ini menggambarkan perjalanan panjang yang dilalui oleh para siswa, guru, dan seluruh civitas akademika dalam mengejar ilmu dan mencapai cita-cita.

Melalui karya ini, penulis ingin menyampaikan pesan bahwa pendidikan bukanlah sekadar proses transfer pengetahuan, tetapi juga sebuah perjalanan emosional yang penuh dengan harapan, impian, dan tantangan. Setiap kata dalam puisi ini mengandung makna yang dalam, mengajak kita semua untuk merenungkan arti dari ketekunan dan kerja keras. Dalam dunia yang terus berubah, harapan adalah bahan bakar yang mendorong kita untuk terus melangkah maju meskipun berbagai rintangan menghadang.

"Nyanyian Pemanggil Harapan" juga merupakan pengingat bahwa setiap individu memiliki potensi yang luar biasa. Dengan bimbingan yang tepat, mereka dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Puisi ini mengajak setiap pembaca untuk tidak hanya melihat pendidikan sebagai kewajiban, tetapi sebagai kesempatan untuk mewujudkan impian dan aspirasi.

Kami berharap puisi ini dapat menginspirasi semua yang membacanya, baik siswa, guru, maupun masyarakat umum. Semoga "Nyanyian Pemanggi Harapan" menjadi pengingat akan pentingnya harapan dan semangat dalam meniti jalan kehidupan, serta menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih cerah. Mari kita bersama-sama menyanyikan lagu harapan ini, dan menjadikan setiap langkah kita sebagai pemanggi harapan bagi diri sendiri dan orang lain.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asu Panting Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng

   ============================================== J udul: Asu Panting  Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng Penulis:  Hilman Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Ramadhan S Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, Septeber 2025 viii + 229 hlm ; 14 x 20  cm ==================================== KATA PENGANTAR Mitos selalu hadir sebagai cermin kegelisahan manusia. Ia lahir dari perjumpaan antara rasa takut, imajinasi, dan pengalaman kolektif yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Asu Panting , misalnya, sebuah cerita yang akhir-akhir viral di media sosial sebetulnya bukan sekadar kisah tentang makhluk gaib, melainkan penanda bagaimana masyarakat Bugis-Makassar membingkai relasi mereka dengan alam, dengan kegelapan, dan dengan dunia yang tak kasat mata. Sebagai penulis yang selama ini juga menaruh perhatian pada tradisi lisan, narasi rakyat, dan sejarah lokal, saya memandang buku ini penting buk...

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

Daeng Kanduruan, Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan

Ilustrasi tirto.id Penerbitpakalawaki.com- Pendidikan adalah upaya menuju perubahan yang lebih baik. Salah satu pelaku dalam usaha ini tentu saja guru. Setiap tanggal 25 November yang jatuh pada esok hari, pemerintah memperingatinya sebagai Hari Guru. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden no. 78 tahun 1994. Salah seorang tokoh pendidikan sastrawan dan aktivis pergerakan yang kiranya jarang diketahui publik nasional adalah Daeng Kanduruan Ardiwinata (1866-1947).  Sang Kanduruan Ardiwinata terlahir dari seorang ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Sunda. Menurut Tini Kartini dalam Daeng Kanduruan Ardiwinata: Sastrawan Sunda (1979, hlm.1), jiwa pejuangnya diwariskan dari garis keturunan ayah. Kakeknya yang bernama Karaeng Yukte Desialu adalah Raja Lompo (besar) dari Makassar yang dibuang ke Bandung oleh pemerintah Belanda karena memberontak. Ia dibuang bersama putranya, Baso Daeng alias Daeng Sulaeman, dan kakanya, Karaeng Balasuka.  Di Bandung, Baso Daeng Pasau mempe...