Kewirausahaan

                                          

                                          =============================================

Judul    : Kewirausahaan

Penulis :  Dr. Mardiana lbrahim, SE., M.Si

Desain Sampul & Tata Letak  : Damar I Manakku
Tebal halaman: 188 halaman
Ukuran buku : 15 x 23,5 cm
ISBN ; ( Masih dalam proses)
Genre : Pendidikan
Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan
Harga  : -
Website: www.penerbitpakalawaki.com

====================== ===================================
Sinopsis

Wirausaha UMKM diharapkan memiliki kompetensi dalam menjalankan usahanya yang sesuai dengan bidang yang ditekuninya, pengalaman usaha yang sesuai dengan bidang usahanya saat ini dan kompetensi kewirausahaan dapat meliputi keahlian teknik, keahlian konsep dan keahlian dalam mengelola SDM. Karakteristik wirausahawan yang kuat akan mampu membantu seorang wirausahawan untuk tetap bertahan menghadapi persaingan bisnis yang semakin hari semakin ketat. Untuk meningkatkan efektivitas program pemberdayaan UMKM, pemerintah memiliki visi untuk menyinkronkan program pemberdayaan UMKM. UKM dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) kelompok yaitu Livelihood Activities, Micro Enterprise, Small Dynamic Enterprise, dan Fast Moving Enterprise. UKM di anggap sebagai penyelamat ekonomi karena UKM dapat berperan untuk mengurangi pengangguran dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. Lima esensi pokok kewirausahaan yaitu (1) Kemampuan kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian (2) Kemampuan untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan secara sistematis, termasuk keberanian mengambil resiko. (3) Kemampuan berfikir dan bertindak secara kreatif dan inovatif. (4) Kemampuan bekerja secara teliti, tekun dan produktif. (5) Kemampuan berkarya dalam kebersamaan berdasarkan etika bisnis yang sehat. Perilaku kewirausahaan yaitu, aktivitas-aktivitas atau kegiatan-kegiatan dari seorang wirausaha yang diantaranya dibina oleh beberapa ciri utama yaitu percaya diri, berorientasi tugas dan hasil, berani mengambil resiko, kepemimpinan, keorsinilan, dan berorientasi ke masa depan. Industri kreatif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1.      Unsur utamanya kreativitas, keahlian, dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan melalui penawaran kreasi intelektual.

2.      Berbasis pada ide atau gagasan.

3.      Produk yang dihasilkan merupakan produk kreatif yang mempunyai siklus hidup singkat, resiko tinggi,  margin yang tinggi, keanekaragaman tinggi, persaingan tinggi, dan mudah ditiru.

4.      Penyediaan produk kreatif langsung pada pelanggan dan mendukung penciptaan nilai kreatif sektor lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan pelanggan.

5.      Dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak yang berperan dalam industri kreatif, seperti kaum intelektual, dunia usaha, dan pemerintah.

6.      Industri kreatif dapat dikembangkan secara luas dan tidak terbatas di berbagai bidang usaha.

7.      Konsep yang dibangun bersifat relatif.

Industri kreatif digital adalah merupakan suatu industri kreatif yang menggunakan unsur digital dan unsur kreativitas pada produk atau jasanya. Cara mengembangkan industri kreatif agar semakin meningkat di tengah ketatnya persaingan yaitu tentukan target atau segmen pasar, tingkatkan kualitas, tetap berinovasi, dan konsisten. Ada lima sektor yang ditetapkan sebagai prioritas dan prime mover atau penggerak utama ekonomi nasional, yakni industri otomotif, kimia, makanan dan minuman, elektronik, serta TPT (tekstil dan produk tekstil).  Ada 14 subsektor industri kreatif yaitu : periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fashion, video/film/ fotografi, permainan interkatif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer piranti lunak, telivisi dan radio, riset dan pengembangan. Pengembangan industri kreatif dibutuhkan dukungan kerja sama antara cendekiawan (intellectuals), bisnis (business) dan pemerintah (government), yang disebut sebagai sistem Triple Helix, yang merupakan aktor utama penggerak lahirnya kreativitas, ide, ilmu pengetahuan. Pelaku usaha industri kreatif yang baik adalah individu yang memiliki kemampuan mengambil tantangan, berkompetiti, menyusun strategi bisnis dan memiliki keinginan yang kuat dalam pencapaian tujuan bisnis.

Komentar