Langsung ke konten utama

Mutiara Hikmah Islam

 


Judul : Mutiara Hikmah Islam
Penulis : Riska, Andriyani Syamsyiadriani, Dien Aqlisabarni, dkk.
Desain Sampul & Tata Letak  : Damar I Manakku
Tebal halaman: 218  halaman
Ukuran buku : 15,5 x 23  cm
ISBN ; ( Masih dalam proses)
Genre : Pendidikan
Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan
Harga  : -
Website: www.penerbitpakalawaki.com

====================== =======

Glow Up In Heart and On Heart Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah, alhamdulillahilladzi hadana lihadza wama kunna linahtadiya laula an hadanalloh’. Asyhadu alla ila ha illallah wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh alladzi la na biya ba’da. Yang pertama dan yang paling utama marilah kita panjatkan puji beserta syukur kepada Allah swt. Alhamdulillahi robbil ‘alamin, berkat rahmat dan hidayahNya lah kita semua dapat hadir dan berkumpul di tempat yang in syaa Allah penuh berkah ini. kedua kalinya Shalawat teriring salam semoga senantiasa mengalir deras kepada Rasul pemimpin ummat, king of the king, king of the world yang telah membentangkan tikar kebaikan dan menggulung tikar kebatilan di atas naungan panji kalimat tauhid Laa ilaaha illallah beliau adalah nabiyullah Muhammad saw., allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad. illallah. Dalam kesempatan yang berbahagia ini, perkenankanlah saya menyampaikan ceramah dengan judul Glow Up In Heart and On Heart. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asu Panting Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng

   ============================================== J udul: Asu Panting  Hantu Legenda Gunung Bawakaraeng Penulis:  Hilman Editor:   Damar I Manakku Desain Sampul & Tata Letak:  Ramadhan S Penerbit:  Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Cet. I, Septeber 2025 viii + 229 hlm ; 14 x 20  cm ==================================== KATA PENGANTAR Mitos selalu hadir sebagai cermin kegelisahan manusia. Ia lahir dari perjumpaan antara rasa takut, imajinasi, dan pengalaman kolektif yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Asu Panting , misalnya, sebuah cerita yang akhir-akhir viral di media sosial sebetulnya bukan sekadar kisah tentang makhluk gaib, melainkan penanda bagaimana masyarakat Bugis-Makassar membingkai relasi mereka dengan alam, dengan kegelapan, dan dengan dunia yang tak kasat mata. Sebagai penulis yang selama ini juga menaruh perhatian pada tradisi lisan, narasi rakyat, dan sejarah lokal, saya memandang buku ini penting buk...

Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan

  =================== Judul: Konsep Dasar dan Tujuan Psikologi Pendidikan Penulis: Dr. Salam, M.Pd. Tata Letak: Muh. Syakir Fadhli Desain Sampul: Shakiru Daichi Penerbit: Pakalawaki Penerbitan dan Percetakan Tahun Terbit: 2024 Dimensi Cetak: 15.5 x 23 cm ===================   Buku ini diniati sebagai bahan ajar mahasiswa yang merangkum beberapa materi perkuliahan Psikologi Pendidikan di perguruan tinggi dengan menawarkan Konsep Dasar dan Tujuan sebagai rujukan sumber belajar yang akan dicapai sebagai berikut. Pertama, Buku ini diampuh oleh dosen pengampuh Matakuliah Psikologi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar,   Dr. Salam, M.Pd.        Kedua, Buku ini semula merupakan bahan perkuliahan psikologi pendidikan Jurusan Bahasa Indonesia. Buku ini   disusun dalam 8 bab sebagai bahan ajar   mahasiswa yang terdiri dari 8 materi ajar setiap babnya. Bab 1 membahas mengenai konsep dasar dan tujuan psikologi pendidi...

Daeng Kanduruan, Guru yang Menulis Karya Sastra dan Aktif dalam Pergerakan

Ilustrasi tirto.id Penerbitpakalawaki.com- Pendidikan adalah upaya menuju perubahan yang lebih baik. Salah satu pelaku dalam usaha ini tentu saja guru. Setiap tanggal 25 November yang jatuh pada esok hari, pemerintah memperingatinya sebagai Hari Guru. Hal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden no. 78 tahun 1994. Salah seorang tokoh pendidikan sastrawan dan aktivis pergerakan yang kiranya jarang diketahui publik nasional adalah Daeng Kanduruan Ardiwinata (1866-1947).  Sang Kanduruan Ardiwinata terlahir dari seorang ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Sunda. Menurut Tini Kartini dalam Daeng Kanduruan Ardiwinata: Sastrawan Sunda (1979, hlm.1), jiwa pejuangnya diwariskan dari garis keturunan ayah. Kakeknya yang bernama Karaeng Yukte Desialu adalah Raja Lompo (besar) dari Makassar yang dibuang ke Bandung oleh pemerintah Belanda karena memberontak. Ia dibuang bersama putranya, Baso Daeng alias Daeng Sulaeman, dan kakanya, Karaeng Balasuka.  Di Bandung, Baso Daeng Pasau mempe...